Dampak Kemarau di Desa Mekarmukti

  • 01 October 2019
  • Dibaca: Pengunjung
http://mekarmukti-lampungtimur.desa.id/assets/images/sedang/58ea5-photogrid_1569894329321.png

Selasa (01/10) Sudah beberapa bulan ini warga desa mekarmukti mengalami dampak kemarau panjang tahun ini. Dampak yang diakibatkan oleh kemarau panjang ini antara lain keringnya sumur warga, banyak pohon karet yang notabene adalah sumber penghasilan warga yang saat ini jarang mengeluarkan getah. Dampak lainnya adalah banyak debu yang berterbangan sehingga menyebabkan batuk serta sesak didada selain itu banyak peternak mengeluh karena pasokan makanan hewan dialan mulai sulit dicari karena semua menjadi kering.

Bapak paing salah satu warga desa mekarmukti mengaku beliau sangat kesulitan sekali dalam mencari pakan ternak, banyak tumbuh-tumbuhan yang mati karena kemarau ini.

“Saya begitu kesulitan sekali dalam mencari pakan kambing akhir akhir ini. Banyak rumput serta dedaunan yang mati karena panas ini, semoga lekas turun hujan sehingga kami dari peteranak sapi dan kambing bisa mencari pakan dengan lebih mudah lagi” ujar bapak paing.

Kepala desa mekarmukti anggkat bicara mengenai problema kemarau ini, beliau berkata bahwasannya untuk seluruh warga desa mekarmukti harapannya dapat menghemat air secukupnya demi keberlangsungan hidup bersama, baik kepada sesama manusia maupun dengan makhluk yang lainnya.

“problem ataupun masalah dampak kemarau ini sudah sering terjadi, namun harapannya warga desa mekarmukti dengan cerdas dapat menanggulanginya sendiri. Ada beberapa cara antara lain gunakan air secukupnya, selalu menjaga kesehatan salah satunya menggunakan masker ketika berkendra serta selalu berbagi makanan dan minum untuk makhluk lain”. Ungkap bapak sujono

Dampak kemarau seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi seluruh warga, agar dapat selalu hemat dan selalu cerdas dalam menghadapi masalah.